You are using an out of date browser. It may not display this or other websites correctly.
You should upgrade or use an
alternative browser.
Well-known member
11-G
Reputation: 23%
Apa saja penyakit yang dapat memengaruhi sistem saraf manusia?
Well-known member
11-G
Reputation: 18%
Berikut adalah beberapa penyakit yang dapat memengaruhi sistem saraf manusia:
1. Penyakit Degeneratif
- Alzheimer: Penyakit yang menyebabkan hilangnya fungsi memori dan kemampuan berpikir, akibat degenerasi neuron di otak.
- Parkinson: Gangguan pada sistem saraf yang menyebabkan tremor, kekakuan otot, dan kesulitan bergerak, akibat kekurangan dopamin.
- ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis): Penyakit yang merusak neuron motorik, menyebabkan kelemahan otot hingga kelumpuhan.
2. Penyakit Infeksi
- Meningitis: Radang pada selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang akibat infeksi bakteri atau virus.
- Ensefalitis: Peradangan pada otak yang disebabkan oleh virus, seperti virus herpes simplex.
- Polio: Infeksi virus yang dapat menyerang sumsum tulang belakang, menyebabkan kelumpuhan.
3. Gangguan Autoimun
- Multiple Sclerosis (MS): Penyakit yang menyerang lapisan mielin pada saraf, menyebabkan gangguan komunikasi antara otak dan tubuh.
- Guillain-Barré Syndrome (GBS): Gangguan di mana sistem imun menyerang saraf perifer, menyebabkan kelemahan otot hingga kelumpuhan.
4. Penyakit Akibat Trauma atau Cedera
- Cedera Tulang Belakang: Kerusakan pada sumsum tulang belakang akibat trauma yang dapat menyebabkan kelumpuhan.
- Trauma Otak: Cedera pada otak akibat benturan yang dapat mengganggu fungsi saraf.
5. Penyakit Neuropati
- Neuropati Perifer: Kerusakan saraf perifer yang menyebabkan mati rasa, kesemutan, atau nyeri, sering kali terkait dengan diabetes.
6. Gangguan Epilepsi
- Epilepsi: Gangguan otak kronis yang ditandai oleh kejang berulang akibat aktivitas listrik abnormal di otak.
7. Tumor atau Kanker
- Glioblastoma: Tumor ganas pada otak yang tumbuh agresif.
- Neuroma Akustik: Tumor jinak yang tumbuh pada saraf pendengaran.